saat aku memilihnya
aku tau resiko apa yang ada
aku akan kehilangannya
suatu saat...
jika kami sudah tak sepaham lagi
tapi.....
aku tak pernah menyangka
aku tak bisa bertegur sapa dengannya lagi
dia telah pergi jauh
tak dapat kutemui lagi
walaupun aku ingin bertemu dengannya
susah bagiku untuk melepaskannya
namun saat ini,
aku telah iklas melepaskannya
agar dia bahagia
dengan tersenyuman, aku dapat berkata "Selamat Tinggal, Sayonara"
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
2.10.2009
1.17.2009
-Mengapa-
Mengapa kau pergi dariku…
Disaat aku membutuhkanmu
Mengapa kau hianatiku…
Disaat aku benar – benar menyayangimu
Mengapa kau tak pergi dariku....
Disaat aku tak membutukanmu lagi
Mengapa kau tak pergi dari hidupku...
Disaat aku tak menyayangimu lagi
Mengapa dulu kau ucapkan cinta,
Jika akhirnya kau menghianatiku
Mengapa dulu kau ucapakan sayang,
Jika akhirnya kamu tak bisa menyayangiku lagi
Mengapa kau memberiku sejuta janji,
Jika akhirnya tak satupun janji itu yang terwujud
Saat ini aku telah rela melepasmu,
Jika itu membuatmu bahagia
Tapi satu pintaku darimu
Jangan pernah kau kembali padaku apapun alasannya
NB: Puisi ini dibuat sahabatku buat seseorang berinisial "J". moga - moga orang itu baca. Amien
Disaat aku membutuhkanmu
Mengapa kau hianatiku…
Disaat aku benar – benar menyayangimu
Mengapa kau tak pergi dariku....
Disaat aku tak membutukanmu lagi
Mengapa kau tak pergi dari hidupku...
Disaat aku tak menyayangimu lagi
Mengapa dulu kau ucapkan cinta,
Jika akhirnya kau menghianatiku
Mengapa dulu kau ucapakan sayang,
Jika akhirnya kamu tak bisa menyayangiku lagi
Mengapa kau memberiku sejuta janji,
Jika akhirnya tak satupun janji itu yang terwujud
Saat ini aku telah rela melepasmu,
Jika itu membuatmu bahagia
Tapi satu pintaku darimu
Jangan pernah kau kembali padaku apapun alasannya
NB: Puisi ini dibuat sahabatku buat seseorang berinisial "J". moga - moga orang itu baca. Amien
Labels:
Puisi
1.04.2009
Sangat Sederhana
Sangat sederhana.............
namun mungkin tak bermakna
ketika segenap jiwa ini berkata
namun tak ada yang mendengar
hanya sebuah isakkan kesepian
yang kian menggelegar
sangat sederhana.............
namun mungkin tak berarti
ketika diri ini merintih sunyi
hanya ada sebuah bayanganyang mendekat bersama sebuah ilusi
ketika hati ini berusaha meyakini rasa yang terpantri
namun tak ada yang mempercayai
sangat sederhana.........................
NB: puisi ini pernah kie posting di blog kie yang dulu, tapi blog na udah ilang so kie posting lagi di blog kie yang baru ini....
namun mungkin tak bermakna
ketika segenap jiwa ini berkata
namun tak ada yang mendengar
hanya sebuah isakkan kesepian
yang kian menggelegar
sangat sederhana.............
namun mungkin tak berarti
ketika diri ini merintih sunyi
hanya ada sebuah bayanganyang mendekat bersama sebuah ilusi
ketika hati ini berusaha meyakini rasa yang terpantri
namun tak ada yang mempercayai
sangat sederhana.........................
NB: puisi ini pernah kie posting di blog kie yang dulu, tapi blog na udah ilang so kie posting lagi di blog kie yang baru ini....
Labels:
Puisi
12.28.2008
”I’m Falling in Love with You”
Pernah kuberfikir
apa yang terjadi padaku
sebuah perasaan yang terpendam cukup lama
Perasaan aneh itu yang terus menghantuiku
Perasaan yang bergejolak dengan dasyatnya
Aku binggung harus bagaimana?
Aku binggung, resah, takut, malu mengakuinya
Apa yang harus kuperbuat jika kalau dia tau tentang perasaanku ini
Perasaan yang kusadari bahwa aku menyayanginya
Ya...... Tuhan.....
Apa yang harus kulakukan?
Mememdam perasaan ini tanpa dia tahu?
Atau
Mengatakan semuanya padanya dan berkata
”I’m Falling in Love with You”
Labels:
Puisi
12.22.2008
untitle
haruskah dia pergi
di saat aku sedang bahagia bersamanya
sebenarnya aku masih mengharapkan dia masih bersamaku
seharusnya aku bersyukur
aku masih punya kenangan bersamanya
aku masih dapat melihat senyumannya saat dia pergi
Sedih???
ya tentu,,,
tapi aku bahagia
karena aku bisa bersamanya
menghiburnya disaat terakhirnya
menemaninya disaat terakhirnya
walaupun
dengan hati yang teriris pedih....
NB: kasihin judul dg.....
di saat aku sedang bahagia bersamanya
sebenarnya aku masih mengharapkan dia masih bersamaku
seharusnya aku bersyukur
aku masih punya kenangan bersamanya
aku masih dapat melihat senyumannya saat dia pergi
Sedih???
ya tentu,,,
tapi aku bahagia
karena aku bisa bersamanya
menghiburnya disaat terakhirnya
menemaninya disaat terakhirnya
walaupun
dengan hati yang teriris pedih....
NB: kasihin judul dg.....
Labels:
Puisi
Subscribe to:
Posts (Atom)
