Hari ne kie mau bagi - bagi ilmu yang q dapetin kemarin gara - gara ikutan seminar di kampus yang judulnya "Pekan Rotary mencegah Talasemia"
Judulnya keren ya.....
Temen - temen da yang tau Talasemia ga? Klo belum Tau kie kasih tau, Talasemia adalah merupakan salah satu jenis anemia hemolitik dan merupakan penyakit keturunan yang diturunkan secara autosomal yang paling banyak dijumpai di Indonesia dan Italia. Enam sampai sepuluh dari setiap 100 orang Indonesia membawa gen penyakit ini. Ya anggep ja 1 :10. Lumayan mengerikan kan?
Talasemia itu ada talasemia mayor dan ada talasemia carier(separuh - separuh). Talesemia itu gak ada obatnya dan gak bisa semua, karena itu merupakan penyakitan darah keturunan. Tapi tenang ja kog, talasemia bisa di cegah.
Cara penyelamatan buat orang yang terkena talasemia, dengan cara tranfusi darah tiap bulan malah ada yang tiap minggu. Orang talasemia kayak drakula. Nah da yang tau gak klo sering orang yang kena talasemia gak dapat menyebabkan zat besi yang dalam tubuhnya. mereka menyeluarkan dengan meminum obat namanya desferoksamin dan harganya mahal banget.
Cara penyegahannya, gampang kg bagi orang belum menikah dan akan menikah lebih baik memeriksakan dirinya ke dokter. apakah anda dan pasangan anda talasemia carier atau bukan jika anda normal pasangan anda talasemia carier. silakan menikah, ataupun sebaliknya. jika anda dan pasangan anda talasemia carier semua, kie sarankan jangan menikah deh....
kasihan salah satu anak anda nantinya kena talasemia major, yang membutuhkan tranfusi darah terus meneruh sepanjang hidupnya.
nah sekian penjelasan dari kie masalah talasemia. wei ikut seminar ternyata gak da ruginya, dapet ilmu lagi.....
source : seminar "Pekan Rotary mencegah Talasemia"
wikipedia.org
Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts
10.30.2009
10.21.2009
Kenali Gejala Stroke....
Apa yang terlintas dalam benak kalian ketika mendengar penyakit stroke? Usia tua, uzur ternyata bukan. Waspadalah bukan tak mungkin usia 30 adalah rawan stroke. Lalu apa yang terjadi? Kenalilah Stroke...
Stroke adalah suatu serangan otak. Serangan ini terjadi bila pasokan darah mengalami perubahan dan jaringan otak kekurangan darah. Jika dalam waktu 4 menit sel-sel otak kekurangan zat gizi penting,maka sel-sel tersebut akan mati.
Ada dua jenis stroke yang utama :
1. Iskemik
Yaitu menumpuknya timbunan lemak yang mengandung kolesterol atau plak dalam pembuluh darah. Pertumbuhan plak ini akan membuat dinding dalam arteri menjadi kasar dan menghalangi aliran darah. Darah yang kental akan tertahan dan menggumpal sehingga pasokan oksigen ke otak menjadi lambat.
Biasanya gejala singkat yang timbul karena terganggunya pasokan darah itu disebut Transient Ischemic Attack (TIA) atau gangguan peredaran darah sesaat di otak. Sewaktu serangan terjadi, tubuh akan melepaskan enzim yang akan melarutkan gumpalan tersebut dengan cepat dan memperbaiki aliran darah.
2. Hemoragik / perdarahan
Jenis stroke ini terjadi bila salah satu pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Darah yang keluar dari pembuluh yang bocor akan mengenai sel-sel otak dan jaringan otak sehingga menimbulkan kerusakan. Meskipun serangan ini jarang terjadi dibandingkan dengan stroke iskemik, tetapi stroke ini lebih sering mematikan. Biasanya sekitar 50 persen penderitanya meninggal dunia. Pada umumnya stroke ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi (hipertensi), namun bisa juga disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah/aneurisma, yang terbentuk akibat faktor usia dan keturunan. Stroke yang menyerang orang muda biasanya tipe hemoragik.
Kenali tanda-tandanya
Bila kalian mendapati satu atau lebih tanda-tanda berikut ini,segera periksakan diri kalian ke dokter. Bisa jadi tanda-tanda ini mengisyaratkan kemungkinan terkena stroke.
1.Rasa lemah dan mati rasa mendadak pada wajah, lengan dan kaki pada salah satu tubuh
2.Kehilangan penglihatan pada salah satu mata atau penglihatan menjadi gelap dan kabur
3. Mengalami kesulitan berbicara dan memahami pembicaraan
4.Sakit kepala yang hebat secara mendadak tanpa diketahui penyebab yang jelas dan bahkan menyebabkan terjatuh
Stroke adalah suatu serangan otak. Serangan ini terjadi bila pasokan darah mengalami perubahan dan jaringan otak kekurangan darah. Jika dalam waktu 4 menit sel-sel otak kekurangan zat gizi penting,maka sel-sel tersebut akan mati.
Ada dua jenis stroke yang utama :
1. Iskemik
Yaitu menumpuknya timbunan lemak yang mengandung kolesterol atau plak dalam pembuluh darah. Pertumbuhan plak ini akan membuat dinding dalam arteri menjadi kasar dan menghalangi aliran darah. Darah yang kental akan tertahan dan menggumpal sehingga pasokan oksigen ke otak menjadi lambat.
Biasanya gejala singkat yang timbul karena terganggunya pasokan darah itu disebut Transient Ischemic Attack (TIA) atau gangguan peredaran darah sesaat di otak. Sewaktu serangan terjadi, tubuh akan melepaskan enzim yang akan melarutkan gumpalan tersebut dengan cepat dan memperbaiki aliran darah.
2. Hemoragik / perdarahan
Jenis stroke ini terjadi bila salah satu pembuluh darah di otak bocor atau pecah. Darah yang keluar dari pembuluh yang bocor akan mengenai sel-sel otak dan jaringan otak sehingga menimbulkan kerusakan. Meskipun serangan ini jarang terjadi dibandingkan dengan stroke iskemik, tetapi stroke ini lebih sering mematikan. Biasanya sekitar 50 persen penderitanya meninggal dunia. Pada umumnya stroke ini disebabkan oleh tekanan darah tinggi (hipertensi), namun bisa juga disebabkan oleh pembengkakan pembuluh darah/aneurisma, yang terbentuk akibat faktor usia dan keturunan. Stroke yang menyerang orang muda biasanya tipe hemoragik.
Kenali tanda-tandanya
Bila kalian mendapati satu atau lebih tanda-tanda berikut ini,segera periksakan diri kalian ke dokter. Bisa jadi tanda-tanda ini mengisyaratkan kemungkinan terkena stroke.
1.Rasa lemah dan mati rasa mendadak pada wajah, lengan dan kaki pada salah satu tubuh
2.Kehilangan penglihatan pada salah satu mata atau penglihatan menjadi gelap dan kabur
3. Mengalami kesulitan berbicara dan memahami pembicaraan
4.Sakit kepala yang hebat secara mendadak tanpa diketahui penyebab yang jelas dan bahkan menyebabkan terjatuh
Labels:
kesehatan
1.11.2009
Mengenal Sindroma Guillain Barre(Lumpuh yang bukan karena Stroke)
Ada yang tau gak tentang Sindroma Guillain Barre. Jika ada yang belum tau sebaiknya coba baca artikel ini. Mungkin ini bisa menambah wawasan tentang Sindroma Guillain Barre. Kie juga baru tau tentang Sindroma Guillain Barre, nah Kie juga pingin temen – temen tau. Yang berbagi infolah. Ceritanya......
Sindroma Guillain Barre adalah suatu kelainan sistem saraf akut dan difus (menyeluruh) yang mengenai radiks spinalis (saraf tulang belakang) dan saraf periter (tepi), kadang – kadang juga sampai ke saraf knanialis (kepala), yang biasanya timbul setelah suatu infeksi. Penyakit ini terdapat di seluruh dunia dan menyerang semua umur, namun tersering menyerang dewasa muda( ya bisa dibilang umur – umur kita ini rentan terserang).
Sindroma Guillain Barre merupakan suatu penyakit autoimun(reaksi sistem kekebalan tubuh), dimana proses imunologis tersebut mengenai sistem saraf perifer(tepi). Miroorganisme penyebabnya belum pernah ditemukan dan pada pemeriksaan patologis tidak ditemukan tanda – tanda radang.
Sindrom ini pertamanya hanya diduga disebabkan infeksi virus tetapi akhir – akhir ini terungkap bahwa virus bukan satu – satunya penyebabnya. Ada teori yang mengatakan merupakan suatu kelainan imunobiologik. Pada umumnya sindrom ini sering didahului oleh influenza atau infeksi saluran pernafasan bagian atas atau saluran percernaan. Nah loh..... ati – ati klo kena influenza, cepet – cepet ke dokter jangan sampai kebablasen ya. Nah temen – temen kie kasih tau lagi ya penyebab infeksi dari sindrom ini umumnya virus dari kelompok herpes. Sindrom ini juga dapat di dahului dengan vaksinasi, infeksi bakteri, gangguan endokrin, tidakan operasi, anestesi dan sebagainya.
Dan parahnya jika terkena sindrom ini, sampai saat ini belum ada terapi spesifik tapi tenang dulu penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya meskipun jangka waktunya tidak dapat ditentukan. Pengobatan untuk sindrom ini hanyalah bersifat simtomatis (menghilangan gejala / keluhan) dan dengan perawatan yang baik biasanya dapat memperbaiki prognosis.
Gejala Klinis
1. Kelumpuhan
2. Gangguan Sensibilitas
Parestesi (ksemutan) biasanya lebih jelas pada bagian ekstremitas distal(tungkai) dan muka dengan distribusi sirkumoral
3. Saraf Kranialis (Kepala)
Bagian saraf ini yang paling sering dikenai adalah saraf muka dan lidah.
4. Gangguan Fungsi Otonom
Gangguan fungsi otonom dijumpai pada 25% penderita Sindroma Guillain Barre, biasanya berupa sinus(denyut jatung meningkat), muka jadi merah(facial flushing), hipertensi atau hipotensi yang berfluktuasi, hilangnya keringat atau episodic profuse diaphoresis.
5. Kegagalan Pernafasan
Biasanya kegagalan pernafasan pada penderita Sindroma Guillain Barre disebabkan paralisis diafragma dan kelumpuhan otot pernafasan.
Fase Sindroma Guillain Barre
1. Fase Progresif
Fase ini dimulai dari terjangkit penyakit. Selama fase ini kelumpuhan bertambah berat sampai mencapai maksimal, belangsung beberapa hari sampai 4 minggu, jarang yang melebihi 8 minggu.
2. Fase Plateau
Fase ini telah mencapai maksimal dan menetap. Fase ini biasanya hanya 2 hari samapi 3 minggu.
3. Fase Rekonvalesen(perbaikan)
Fase ini ditandai dengan terjadi perbaikan kelumpuhan ekstremitas yang berlangsung selama beberapa bulan.
Seluruh perjalan penyakit Sindroma Guillain Barre ini biasanya berlangsung dalam kurun 6 bulan.
Sindroma Guillain Barre adalah suatu kelainan sistem saraf akut dan difus (menyeluruh) yang mengenai radiks spinalis (saraf tulang belakang) dan saraf periter (tepi), kadang – kadang juga sampai ke saraf knanialis (kepala), yang biasanya timbul setelah suatu infeksi. Penyakit ini terdapat di seluruh dunia dan menyerang semua umur, namun tersering menyerang dewasa muda( ya bisa dibilang umur – umur kita ini rentan terserang).
Sindroma Guillain Barre merupakan suatu penyakit autoimun(reaksi sistem kekebalan tubuh), dimana proses imunologis tersebut mengenai sistem saraf perifer(tepi). Miroorganisme penyebabnya belum pernah ditemukan dan pada pemeriksaan patologis tidak ditemukan tanda – tanda radang.
Sindrom ini pertamanya hanya diduga disebabkan infeksi virus tetapi akhir – akhir ini terungkap bahwa virus bukan satu – satunya penyebabnya. Ada teori yang mengatakan merupakan suatu kelainan imunobiologik. Pada umumnya sindrom ini sering didahului oleh influenza atau infeksi saluran pernafasan bagian atas atau saluran percernaan. Nah loh..... ati – ati klo kena influenza, cepet – cepet ke dokter jangan sampai kebablasen ya. Nah temen – temen kie kasih tau lagi ya penyebab infeksi dari sindrom ini umumnya virus dari kelompok herpes. Sindrom ini juga dapat di dahului dengan vaksinasi, infeksi bakteri, gangguan endokrin, tidakan operasi, anestesi dan sebagainya.
Dan parahnya jika terkena sindrom ini, sampai saat ini belum ada terapi spesifik tapi tenang dulu penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya meskipun jangka waktunya tidak dapat ditentukan. Pengobatan untuk sindrom ini hanyalah bersifat simtomatis (menghilangan gejala / keluhan) dan dengan perawatan yang baik biasanya dapat memperbaiki prognosis.
Gejala Klinis
1. Kelumpuhan
2. Gangguan Sensibilitas
Parestesi (ksemutan) biasanya lebih jelas pada bagian ekstremitas distal(tungkai) dan muka dengan distribusi sirkumoral
3. Saraf Kranialis (Kepala)
Bagian saraf ini yang paling sering dikenai adalah saraf muka dan lidah.
4. Gangguan Fungsi Otonom
Gangguan fungsi otonom dijumpai pada 25% penderita Sindroma Guillain Barre, biasanya berupa sinus(denyut jatung meningkat), muka jadi merah(facial flushing), hipertensi atau hipotensi yang berfluktuasi, hilangnya keringat atau episodic profuse diaphoresis.
5. Kegagalan Pernafasan
Biasanya kegagalan pernafasan pada penderita Sindroma Guillain Barre disebabkan paralisis diafragma dan kelumpuhan otot pernafasan.
Fase Sindroma Guillain Barre
1. Fase Progresif
Fase ini dimulai dari terjangkit penyakit. Selama fase ini kelumpuhan bertambah berat sampai mencapai maksimal, belangsung beberapa hari sampai 4 minggu, jarang yang melebihi 8 minggu.
2. Fase Plateau
Fase ini telah mencapai maksimal dan menetap. Fase ini biasanya hanya 2 hari samapi 3 minggu.
3. Fase Rekonvalesen(perbaikan)
Fase ini ditandai dengan terjadi perbaikan kelumpuhan ekstremitas yang berlangsung selama beberapa bulan.
Seluruh perjalan penyakit Sindroma Guillain Barre ini biasanya berlangsung dalam kurun 6 bulan.
Labels:
kesehatan
Subscribe to:
Posts (Atom)
